Hidup memang  pernuh warna dan dinamika, kepala boleh sama hitam, profesi boleh sama, akan tetapi pada akhirnya etos kerja yang membedakan antara yang pekerja profesional dengan pekerja abal-abal. Beberapa tahun berkecimpung di dunia psikologi terapan yang banyak memanfaatkan tenaga lepas dari rekan-rekan sesama psikolog,  kami kini sudah bisa membedakan psikolog yang bisa dikategorikan profesional dan bisa diandalkan, dengan psikolog abal-abal yang hanya bisa bekerja akan tetapi tidak bisa diandalkan.

Pengalaman kami menangani kegiatan dengan skala besar yang membutuhkan tenaga psikolog dengan jumlah banyak, membuktikan bahwa kelancaran kegiatan  memang bukan semata hasil dari  sistem dan  penguasaan  teknis yang memadai saja. Beberapa hal penting yang amat sangat perlu dicermati adalah keberadaan tim yang solid dan memiliki komitmen tinggi. Dengan demikian seleksi ketat perlu diberlakukan. Guna menjaga kualitas dan ketepatan waktu, maka pemilihan anggota tim  selain berdasarkan data riwayat kerja, referensi silang dari beberapa sumber juga menjadi hal yang mutlak.

Tidak bisa dipungkiri ketika terdesak kebutuhan, penyeleksian anggota tim kerja bisa menjadi kendor dan berpeluang terjadinya anomaly. Dimana akhirnya terjadi dinamika kerja yang sangat dinamis, ketika beberapa tenaga psikolog tidak menunjukkan kinerja yang memadai. Bahkan ada yang sampai melepaskan diri dari  tanggungjawab, dengan sengaja ‘menghilang’, menjadi sangat sulit dihubungi, dan menggunakan jurus tipu-menipu untuk excuse dari kelalaiannya mengerjakan tanggung jawab sesuai komitmen.

Dari pengalaman ini kami menyadari bahwa ternyata pintar dan terampil dalam mengerjakan tugas saja belum cukup bisa diandalkan. Tanpa etos kerja yang tinggi, mustahil bisa mendapatkan hasil kerja yang berkualitas dalam tenggat waktu yang ditetapkan. Dari situ pulalah kami belajar untuk lebih hati-hati memilih rekan kerja. Profesional, kredibel, berkomitmen tinggi dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan tugas tidak hanya dari sisi pemenuhan waktu tapi juga dari segi kualitas.

Leave a Reply