LATAR  BELAKANG  SEJARAH

  • Assessment Center pertama kali dikenal pada waktu Perang Dunia Kedua yang ditujukan untuk mencari Personil yang mampu menjadi Mata-mata terbaik.  Konsep awal Assessment Center didasarkan pada membongkar “Will Power” dari seseorang
  • Menggunakan simulasi yang dapat memunculkan “Will Power” dari seseorang
  • Assessment Center dibangun pertama kali oleh Para Pakar Psikologi Klinis dan Psikolog Behavioristik
  • Setelah Perang Dunia Kedua selesai, AT & T  sebuah perusahaan telekomunikasi di Amerika menjadi penerus yang menggunakan metoda Assessment Center di era Industrialisasi
  • Assessment Center dalam kerangka Industrialisasi ditujukan untuk mencari Kandidat di level Managerial dan pimpinan Strategis yang mampu membawa bisnis perusahaan berkembang

(Sumber : Kongres Assessment Center ke-36 Internasional  – Florida – Amerika Serikat 2011)

 

MENGAPA ASSESSMENT CENTER ?

  • Pada dasarnya banyak terdapat Metoda untuk mengukur kemampuan, potensi maupun kapabilitas seseorang, dimana masing-masing metoda memiliki karakteristiknya dan kekuatannya untuk mengukur aspek-aspek yang ada dalam seorang manusia.
  • Kemunculan Assessment Center sangat erat kaitannya dengan kemunculan konsep KOMPETENSI di era Industrialisasi yang dikeluarkan oleh David Mc. Lelland
  • Konsep Kompetensi berawal dari artikel David McClelland yaitu “ Testing for Competence Rather than Intelligence” . Artikel tersebut meluncurkan gerakan kompetensi dalam Psikologi Industri.
  • Berdasarkan hasil penelitiannya, didapatkan bahwa tes kecakapan akademis tradisional dan tes pengetahuan isi, serta nilai dan ijazah sekolah :
  1. TIDAK DAPAT memprediksi keberhasilan di pekerjaan/kehidupan dan
  2. BIASANYA BIAS terhadap masyarakat yang sosial ekonominya rendah

JIKA BUKAN KECERDASAN, APA YANG DAPAT MEMPREDIKSI KEBERHASILAN SESEORANG DI PEKERJAANNYA ?

Dengan demikian, muncul Konsep Kompetensi yang memiliki relevansi dengan keberhasilan seseorang dalam menjalankan pekerjaannya.

 

Definisi Kompetensi adalah sebagai berikut :

“ Competency is a knowledge or know how for doing a effective job (Clark 1997a;297)

“Competency define as people based characteristic and implication on job effectiveness  (Mitrani, Palziel dan fitt (1992), Spencer & Spencer (1993)

 

  • Tools/Alat apa yang dapat mengukur Kompetensi seseorang sehingga dapat membedakan seseorang yang Kompeten dengan yang tidak/belum kompeten ?
  • Sampai dengan saat ini metoda Assessment Center merupakan metoda yang memiliki tingkat validitas paling tinggi yaitu mencapai 0.68 untuk mengukur Kompetensi seseorang

 

Mengapa Assessment Center memiliki tingkat validitas cukup tinggi ?

  1. Dengan multi tools, seseorang diukur pada berbagai situasi yang memiliki keterkaitan dengan target job (bukan single tool), sehingga mampu mengukur konsistensi kemunculan perilaku/kompetensi seseorang.
  2. Dengan multi assessors (pengukur/penilai), maka tingkat objektivitas dalam mengukur kompetensi lebih terjaga.
  3. Dengan Job Simulation, maka dapat dilihat secara langsung Perilaku/Kompetensi yang dimunculkan (tidak tersembunyi seperti minat atau bakat misalnya)

 

Elemen penting dalam Assessment Center adalah :

  1. Kamus Kompetensi ; Key Behavior dan Standar Rating/ Level Kompetensi
  2. Simulasi,
  3. Klasifikasi Perilaku, integrasi data

 

Metodologi Assessment Center adalah :

  • Multi Participant
  • Multi Tools
  • Muti Assessor/ Rater

 

 

 

 

Leave a Reply